Terkesan Arogan, Moment Pj Gubernur NTB Usir Pejabat yang Telat -->

Advertisement

Terkesan Arogan, Moment Pj Gubernur NTB Usir Pejabat yang Telat

Ayo Mataram
Kamis, 05 Oktober 2023

Moment pejabat di NTB dikeluarkan karena terlambat hadir di acara pelantikan Pj Sekda NTB.

MATARAM - Pelantikan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Kamis, 5 Oktober 2023 di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB diwarnai insiden pengusiran pejabat yang telat hadir oleh Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi.


Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pj Sekda NTB, dimulai sekitar pukul 14.10 Wita. Pembukaan acara tersebut dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars NTB Gemilang.


Usai menyanyikan lagu Mars NTB Gemilang, sekitar pukul 14.30 Wita dilakukan pengambilan sumpah jabatan oleh Pj Gubernur.


Sekitar pukul 14.40 Wita, giliran Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi memberikan sambutan. Baru memulai sambutannya, salah seorang pejabat Pemprov NTB memasuki ruangan pelantikan dan hendak mengikuti kegiatan tersebut.


Pejabat itu diketahui Kepala Biro AP, Lalu Abdul Wahid.


Tidak terima dengan keterlambatan dari pejabat itu, dengan tegas Gita Ariadi mengeluarkan pejabat tersebut. Seketika suasana di ruangan saat itu menjadi hening.


“Kenapa terlambat? Keluar! Silahkan keluar,” tegasnya.


Niat tidak ingin keluar dari ruangan itu, Gita Ariadi dengan tegasnya langsung memanggil Satpol-PP untuk membantu mengeluarkan pejabat itu.


"Pol PP, keluarkan. Acara sudah mulai, kok teelambat. Pol PP silakan keluarkan," tegasnya.


Potongan video insiden pengusiran pejabat itu kemudian tersebar ke sejumlah grup WA dan media sosial.


Aksi Pj Gubernur NTB itu menuai beragam pro dan kontra. Publik dan netizen menilai hal itu bukan ketegasan tetapi lebih terkesan arogan.


Sekretaris ASN Watch NTB, Komaruddin Ahmad menilai insiden itu mengesankan ketegasan yang berlebihan. Apalagi sampai memerintah Pol PP "menyeret" pejabat yang telat ke luar ruangan.


"Dari video yang beredar, kesannya bukan pembinaan disiplin, tapi justru menunjukan ada sikap arogan yang sebenarnya tidak baik," katanya.


Sementara itu, Lalu Wahid menanggapi insiden pengusiran dirinya dengan santai.


Ia mengatakan, mungkin saat kejadian Pj Gubernur lagi lelah.


“Saya maklumi mungkin Pj Gub sedang capek dan banyak pikiran sehingga sikap beliau agak aneh saja,” ujarnya melalui pesan.


Dia juga meminta maaf atas keterlambatan saat pelantikan tersebut.


“Saya meminta maaf atas keterlambatan pada acara tadi,” ujarnya.