![]() |
| Ilustrasi. |
MATARAM - Seorang oknum aktivis kepemudaan yang cukup ternama, berinisial T, diduga mencatut nama Gubernur untuk mengelabui dan menggondol uang dari pengusaha.
Modusnya, T mengiming-imingi proyek dan meminta sejumlah uang dengan alasan untuk keperluan Gubernur.
Tak tanggung-tanggung, dengan mencatut nama Gubernur, T diduga berhasil mengembat uang senilai Rp350 juta.
Hal memalukan ini disampaikan seorang pengusaha berinisial KBG.
KGB mengaku uang senilai Rp350 juta itu diminta T dengan alasan untuk keperluan Gubernur.
Kejadian ini terjadi pada tahun 2021 silam. Kepada KBG, T menjanjikan akan memberikan proyek pembangunan jalan.
Tapi hingga penghujung masa tugas Gubernur, proyek yang dijanjikan oleh T tak kunjung terealisasi.
KBG mengaku sudah dirugikan dan merasa tertipu oleh janji manis T. Dirinya berencana melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian.
Apalagi, hingga saat ini T terkesan lepas tangan dan tak mau mengganti kerugian yang dialami KBG.
Menurut KGB, dari total uang Rp350 juta yang diambil T, saat ini baru dikembalikan sekitar Rp22 juta.

